DSC_4760

Ini Dia, Sepuluh Langkah Penting Menyusun Proposal Usaha

Menyusun sebuah proposal bisnis membutuhkan ide dan kemauan yang besar. Tanpa keduanya, kita tidak akan berani menghasilkan sesuatu yang luar biasa dalam berbisnis

Jakarta (UNAS) – Sebelum memulai sebuah usaha, proposal menjadi satu elemen penting yang perlu disusun sehingga memudahkan dalam mencari dan mendapatkan modal operasional bisnis kita. Dalam pembuatan proposal tersebut, memang terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. General Manager Pengembangan Bisnis dan Komunikasi Pemasaran Tempo Group, Meiky Sofyansyah dalam workshop dan sosialisasi pembuatan proposal bisnis mencoba membagikan resep jitunya dalam membuat proposal usaha.”Poin pertama dalam menyusun sebuah proposal bisnis adalah ide dan kemauan yang besar. Tanpa keduanya, kita tidak akan berani menghasilkan sesuatu yang luar biasa dalam berbisnis,”ungkap Meiky memulai pemaparannya dalam acara yang digelar oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wirausaha Mandiri Universitas Nasional bekerjasama dengan Tempo Group di Aula Utama Unas, Blok I Lantai IV, Jumat,(18/1).

Lebih lanjut, Meiky juga menjelaskan 10 langkah mudah menulis proposal Bisnis Sederhana. Kesepuluh langkah tersebut adalah, memperkenalkan diri. Setiap pebisnis harus menceritakan siapa dirinya, latar belakang baik pendidikan, pengalaman, dan keberhasilan apa saja yang pernah dicapai. Kedua, menjelaskan produk bisnis. “Paparkan secara sederhana produk atau jasa apa yang akan dikembangkan sebagai usaha, dan pemilihan nama yang tepat untuk produk kita sangat penting agar dapat dikenal dengan mudah oleh masyarakat atau pembeli,” papar Meiky.

Hal lainnya adalah menggambarkan siapa target pasar yang ingin dituju, lalu menjelaskan juga nilai jual dan keunggulan produk yang dipasarkan. Dalam hal ini pengusaha harus memaparkan apakah kualitas, manfaat, atau harga yang menjadi titik unggul produknya. Kelima, menjelaskan berapa banyak produk anda akan terserap pasar, langkah selanjutnya adalah gambarkan berapa besar kemampuan produksi anda.

Tidak kalah penting, dalam proposal usaha juga perlu dipaparkan berapa besar biaya produksi yang diperlukan dan jangan lupa merincikan berapa besar modal awal dalam memulai usaha tersebut baik dari segi produksi ataupun pemasarannya.

“Untuk pemasaran, sekarang ini jejaring sosial sudah sangat berperan penting, misalnya saja Facebook atau twitter. Mahasiswa sebaiknya mengoptimalkan hal itu menjadi instrumen pemasaran yang strategis, bukan hanya menjadi sarana mengungkapkan kegalauan saja,” pungkas Meiky.

Related Posts

2 comments

  1. tempat tidur says:

    terima kasih untuk semua informasi yang telah dibagikan

  2. pranoto says:

    Informasinya sangat bagus dan jelas apalagi sekarang Sudah banyak Marketing lewat internet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *